Akhirnya selesai juga . . .
DEATH SCYTHE
Setelah kekuatan Legiun kembali, tiba-tiba Savage Berserker ingat kejadian saat melihat jasad dan harta perang Orde telah menghilang
Savage Berserker : “Ketua! Aku mempunyai berita saat aku dan Spartacus berangkat ke Enchanted Forest”
Death Knight : “Berita apa? Ayo katakan!”
Savage Berserker : “Saat aku berangkat ke Enchanted Forest, aku melewati tempat peperangan kemarin. Aku sangat kaget ketika melihat Jasad dan harta perang Orde telah menghilang tanpa bekas sedikitpun”
Death Knight : “Berarti memang benar kata Dessert Bladder jika Orde memiliki kekuatan untuk membangkitkan anggotanya yang sudah mati. Tapi.. bagaimana kekuatan itu bekerja? Mungkin aku akan memerintahkan beberapa anggota untuk mencari informasi tersebut”
Sementara itu, Orde memiliki anggota yang bernama Necromancer. Dia adalah satu-satunya anggota Orde yang memiliki kekuatan berupa Monster yang ada didalam dirinya, namun monster itu tidak bisa dikendalikan setelah keluar dari tubuhnya. Kekuatan ini disebut dengan Death Scythe.
Grim Reaper : “Necro, kau masih mempunyai Death Scythe?”
Necromancer : “Aku tidak tau, aku tak ingin menggunakannya lagi. Apakah kau ingin menguji Death Scythe, pimpinan?”
Grim Reaper : “Tidak! Aku tidak menyuruhmu untuk mengeluarkan monster itu. Lagipula, itu sangat berbahaya!”
Grim Reaper berpikir tentang Death Scythe itu agar bisa dimanfaatkan oleh Orde. Tao Warrior memberitahu agar Death Scythe itu berguna
Tao Warrior : “Pimpinan, kau berpikir tentang Death Scythe itu? Apa yang kau pikirkan?”
Grim Reaper : “Iya.. aku berpikir tentang bagaimana Death Scythe itu dapat dimanfaatkan”
Tao Warrior : “Jika soal itu... Mungkin Dark Shaman bisa membantu. Dark Shaman dapat menyerap kekuatan apapun dan milik siapapun”
Mendengar hal itu, Grim Reaper langsung mencari Dark Shaman yang masih berada di Ancient Ruins dan sedang memuja Roh yang dipercayanya.
Grim Reaper : “Shaman!”
Dark shaman tidak me-respon saat dipanggil, dia sedang sibuk membaca mantra untuk mengembangkan kekuatan sihirnya. Grim Reaper menunggu berjam-jam hingga Dark Shaman selesai
Dark Shaman : “Ada apa kau memanggilku, pimpinan?”
Grim Reaper : “Apakah kau dapat menyerap kekuatan monster yang berada di tubuh Necro?”
Dark Shaman : “Death Scythe, ya? Aku tidak yakin apa aku bisa menyerap kekuatan sebesar itu. Jika aku gagal, maka akan fatal akibatnya
Grim Reaper : "Tidak.. aku akan menyegel tempat dimana Necro mengeluarkan monsternya itu, dengan segel ini Death Scythe tidak akan bisa memberontak ataupun pergi dari tempat itu. Sekarang hanya perlu kesanggupanmu untuk menyerap kekuatan itu"
Dark Shaman : "Baiklah, akan kucoba. Tetapi, untuk menyerap kekuatan Death Scythe membutuhkan 2 kali lipat energi manusia normal"
Grim Reaper pun mengumpulkan 20 anggota Orde untuk memberikan masing masing 5% energinya kepada Dark Shaman, Grim Reaper juga mengumpulkan seluruh anggota Orde dan menyuruh mereka untuk bersiap di sana jika hal yang tidak diinginkan terjadi
Grim Reaper : "Aku sudah menyegel tempat ini! apa kau sudah siap Necro? Shaman?"
Necromancer : "Siap!!"
Dark Shaman : "Baiklah"
Grim Reaper : "KELUARKAN MONSTER ITU SEKARANG!"
Necromancer berusaha mengeluarkan Death Scythe, Necromancer menjerit kesakitan. Cahaya hitam keluar dari tubuhnya, semakin lama cahaya hitam itu membentuk TENGKORAK BERJUBAH HITAM yang membawa sabit besar. Grim Reaper sangat kaget karena sosok Death Scythe sangat mirip dengannya hingga Grim Reaper kehilangan konsentrasi dan tidak sengaja melepas Segel itu.
Dark Shaman : "PIMPINAN!!! SEGEL ITU LEPAS!!! SADARLAH, PIMPINAN!!! INI SANGAT BERBAHAYA!!!"
Grim Reaper pun akhirnya sadar dan kembali menyegel tempat itu. Dark Shaman pelan-pelan menyerap Kekuatan itu.
Grim Reaper : "Bagaimana, Shaman? Apakah akan berhasil?"
Dark Shaman : "Aku tidak yakin, aku belum pernah merasakan kekuatan sebesar ini!"
Semakin lama shaman menyerap, Death Scythe itu juga semakin lemah. Hingga akhirnya Dark Shaman menghentikan penyerapannya.
Grim Reaper : "Kau sudah menyerap kekuatannya hingga tuntas?
Dark Shaman : "Tidak.. aku hanya menyerap 85% kekuatannya. Aku sudah tidak sanggup lagi"
Necromancer pun tergeletak pingsan,dan Cyber Medic langsung menolongnya.
Grim Reaper : "Medic, apa necro sudah mati?"
Cyber Medic : "Tidak, energinya habis setelah mengeluarkan Death Scythe itu, sehingga dia pinsan. Mungkin butuh waktu 3 sampai 4 minggu untuk memulihkannya"
Dark Shaman tiba-tiba menghilang setelah menyerap kekuatan Death Scythe itu. Hingga berhari-hari akhirnya Dark Shaman kembali dan bertemu Orde di depan Markas besar Orde
Grim Reaper : "Syukurlah, kau kembali shaman. Kemana saja kau?"
Dark Shaman : "Memangnya kenapa? Aku kesini tidak ingin bergabung dengan kalian lagi! Justru aku akan memusnahkan kalian dengan kekuatan Death Scythe ini"
Grand Templar : "Bicara apa kau ini! Kita semua Anggota Orde! Kita bertarung untuk kebebasan! Kenapa kau menghianati kami? Apakah kau akan bergabung dengan legiun setelah memusnahkan kami?"
Dark Shaman : "Tidak! Aku ingin manusia hidup damai! Tidak ada lagi peperangan yang hanya akan menghasilkan pertumpahan darah! Setelah menghancurkan kalian, aku akan menghancurkan Legiun"
Dark Shaman langsung mengeluarkan Death Scythe itu dan mengendalikannya, Dark Shaman dapat mengendalikannya karna yang diserap hanya kekuatan dan Wujudnya Death Scythe saja. Dia tidak menyerap jiwanya karena Dark Shaman tidak bisa menyerap jiwa. Walaupun bisa Dark Shaman tidak akan melakukannya karena Death Scythe itu setelah dikeluarkan tidak akan bisa dikendalikan.
Smile Joker : “Sial.. Setan itu tiba-tiba dibelakangku! Dan sekarang... dia membelengguku dengan rantai sialan!”
Taekwon Master : “Dasar iblis brengs*k! Akan kubunuh kau! Hiyaaa...... apa? Spear fist ku tidak mempan sama sekali?”
Orde kewalahan melawan Death Scythe itu, semua terkapar tak berdaya di depan Death Scythe dan tidak mempunyai cara untuk menghentikannya. Grim Reaper sangat heran kenapa kekuatan Death Scythe itu sangat mirip dengan kekuatan yang dimilikinya.
Posting Komentar
- Dilarang berkomentar SARA
- Dilarang berkomentar KOTOR
- Dilarang berkomentar yang melanggar undang-undang
- Dilarang tawuran